![]() |
| goodreads.com |
Judul : Partikel
Penulis : Dee
Tahun : 2012
Penerbit : Bentang Pustaka
Jumlah Halaman : 493
Manusia terlahir ke dunia dibungkus rasa percaya. Tak ada yang lebih tahu kita ketimbang plasenta. Tak ada rumah yang lebih aman daripada Rahim ibu. Namun, di detik pertama kita meluncur keluar, perjudian hidup dimulai. Taruhanmu adalah rasa percaya yang kau lego setu per satu demi sesuatu bernama cinta. (p.8)
Alam tidak pernah berbasa-basi. Dengan jujur dan tanpa kompromi, alam menunjukkan bahwa terkadang kita harus mati demi memperjuangkan tujuan yang lebih besar. (p.194)
Kadang kala, batas antara intuitif, nekat, mujur dan bodoh, amatlah tipis. Bisa saja yang terjadi adalah kombinasi keempatnya secara bersamaan. Mana dari empat elemen itu yang kadarnya lebih banyak, itulah misteri yang tersisa. (p.249)
Akhirnya ku mengerti betapa rumitnya konstruksi batin manusia. Betapa sukarnya manusia menanggalkan bias, menarik batas antara masa lalu dan masa sekarang. Aku kini percaya, manusia dirancang untuk terluka. (p.264)
Tak ada yang lebih menyakitkan dari kepedihan yang tak bisa ditangiskan. (p.280)
Terpisah sekian jauh dari khatulistiwa membuatku tersadar betapa mewahnya hidup bermandi matahari. (p.291)
Pengkhiantan ada dalam batin setiap manusia, hanya menunggu momen yang tepat untuk menyeruak, dirayakan, dan diamini sebagai titik lemah dari kemanusiaan. (p.370)
Menjadi kuat bukan berarti kamu tahu segalanya. Bukan berarti kamu tidak bisa hancur. Kekuatanmu ada pada kemampuan bangkit lagi setelah berkali-kali jatuh. (p.462)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar